Kelompok 10
Gena Riyanti F
Yohany Chyntia Dwi A
CONDITIONAL SENTENCES
Conditional sentence (kalimat pengandaian)
adalah kalimat yang mengandaikan suatu keinginan, harapan, rencana, dan
Iain-lain yang masih bisa terjadi [possible), sesuatu yang tak terpenuhi/angan-angan
(unreal), dan tak ter- wujud (impossible).
Ada tiga Type dari Conditional sentence :
1. Conditional
sentence Type I
Kalimat
Pengandaian Tipe I (Conditional Sentence Type I) digunakan untuk menyatakan sebuah
kegiatan (rencana) yang akan terjadi diwaktu yang akan datang apabila syaratnya
terpenuhi.
Dinamakan
kalimat pengandaian karena menggunakan kata sambung "if " yang
artinya jika, andai, kalau dan lain-lain. Jadi, kalimat pengandaian adalah kalimat
yang membutuhkan sebuah persyaratan. "if" digunakan untuk
menghubungkan antara induk kalimat (main clause) dan klausa if (if clause).
Rumus:
subject + will + verb-1 + object +if
+ subject + verb-1 + (s/es) + object.
Kalimat
ini terdiri dari:
induk
kalimat (main clause) dan klausa if (if clause).
ü induk
kalimat (main clause) ditulis didalam (Tenses 3) Present Future Tense.
ü klausa
if (if clause) ditulis didalam (Tenses 1) Simple Present Tense.
Contoh :
mendahulukan
induk kalimat(main clause).
a. He
will buy a car if he has much money.
Dia(lk)
akan membeli sebuah mobil jika dia(lk) punya banyak uang.
Penjelasan:
Ø He
will buy a carsebagai induk kalimat (main clause).
Ø if
he has much money sebagai klausa if (if clause)..
b. I
will come to your house if you invite me.
Saya
akan datang ke rumah kamu jika kamu mengajak saya.
Penjelasan:
ü He
will buy a carsebagai induk kalimat (main clause).
ü if
he has much money sebagai klausa if (if clause)..
c. I
will come to your house if you invite me.
Saya
akan datang ke rumah kamu jika kamu mengajak saya.
Penjelasan
I will come to your house sebagai induk
kalimat (main clause).
if you invite me sebagai klausa if (if
clause).
d. Jerry
will meet you if he comes.
Jerry
akan bertemu kamu jika dia(lk) datang.
Penjelasan
:
v Jerry
will meet you sebagai induk kalimat (main clause).
v if
he comes sebagai klausa if (if clause
2.
Conditional Sentence Type II
Kalimat Pengandaian
Tipe II (Conditional Sentence Type II) digunakan untuk
menyatakan sebuah rencana yang tidak
akan terjadi di waktu sekarang karena syaratnya tidak terpenuhi.
B.Pada tipe II ini, tenses yang digunakan adalah:
past future tenseuntuk menulis induk kalimat(main
clause).
simple past tenseuntuk menulis anak kalimat (if
clause)
simple present tenseuntuk menulis fakta (kenyataan).
Cara menulis fakta (kenyataan):
Ø jika kalimat
pengandaian positive, maka faktanya negative.
Ø jika kalimat
pengandaian negative, maka faktanya positive.
Ø untuk
menulis fakta (kenyataan), kita gunakan kata sambung:because /biko:z/ =karena dan-so
/sou/ = jadi, sehingga.
Rumus:
subject + would
+ verb-1 (katakerja bentuk pertama) + object + if+subject + verb-2 (katakerja bentuk
kedua) + object.
Contoh
kalimat positive (+)
mendahulukan induk kalimat.
a. I would buy
a car (now) if I had much money.(+)
Saya akan membeli
sebuah mobil (sekarang) jika saya punya banyak uang.(+)
Penjelasan:
·
I would buy a car sebagai induk kalimat (main clause).
·
if I had much money sebagai anak kalimat (sub-clause
atau if clause).
Fakta
negative(-)
·
I don't buy a car (now) becauseI don't have much
money.(-)
Saya tidak membeli sebuah mobil (sekarang) karena saya
tidak punya banyak uang.(-)
atau:
·
I don't have much money (now), so I don't buy a car. (-)
Saya tidak punya banyak uang (sekarang), jadi saya
tidak membeli sebuah mobil.(-)
b. He would meet
me (now) if he came.(+)
Dia(lk) akan bertemu saya (sekarang) jika dia(lk) datang.(+)
Penjelasan:
·
He would meet me (now) sebagai induk kalimat (main
clause).
·
if he camesebagai anak kalimat (sub-clause atau if
clause).
Fakta
negative(-) :
·
He doesn't meet me (now) because he doesn't come.(-)
Dia(lk) tidak bertemu saya karena dia(lk) tidak
datang.(-)
atau:
·
He doesn't come, so he doesn't meet me (now).(-)
Dia(lk)
tidak datang, jadi dia(lk) tidak bertemu saya (sekarang).(-)
Contoh
kalimat negative (-) (mendahulukan induk kalimat):
a. I would not buy
a car (now) if I didn't have much money.(-)
Saya tidak akanmembeli
sebuah mobil (sekarang) jika saya tidak punya banyak uang.(-)
Fakta
positive(+):
·
I buy a car (now) because I have much money. (+)
Saya membeli sebuah mobil (sekarang) karena saya punya
banyak uang.(+)
atau:
·
I have much money (now), so I buy a car. (+)
Saya punya banyak uang (sekarang), jadi saya membeli
sebuah mobil.(+)
b. He would not
meet me (now) if he didn'tcome.(-)
Dia(lk) tidak akan bertemu saya (sekarang) jika dia(lk)
tidak datang.(-)
Fakta
positive(+):
·
He meets me (now) because he comes.(+)
Dia(lk) bertemu saya(sekarang) karena dia(lk)
datang.(+)
atau:
·
He comes, so he meets me (now).(+)
Dia(lk) datang, jadi dia(lk) bertemu saya (sekarang)(+).
3. Conditional Sentence Type III
Kalimat Pengandaian Tipe III
(Conditional Sentence Type III) digunakan untuk menyatakan sebuah rencana yang tidak
mungkin terjadi di waktu yang lampau karena syaratnya tidak terpenuhi.
Tipe III menggunakan 3 (tiga) tenses, yaitu:
1.
past future perfect tense untuk menulis induk kalimat
(main clause)
2.
past perfect tenseuntuk menulis anak kalimat (sub-clause
atau if clause)
3.
simple past tenseuntuk menulis fakta (kenyataan)
Cara
penulisan fakta (kenyataan):
a.
jika kalimat pengandaian positive, maka faktanya negative.
b.
jika kalimat pengandaian negative, maka faktanya positive.
c.
untuk menulis fakta (kenyataan), kita gunakan kata
sambung:because /biko:z/ =karena dan so /sou/ = jadi, sehingga
Rumus:
Subject +
would + have + verb-3 (katakerja bentuk ketiga) /been + object + if + subject +
had + verb-3 (katakerja bentuk ketiga) /been+ object.
Perhatikan
contoh :
kalimat positive dengan mendahulukan induk kalimat.
a. I would have
spokenwith you (yesterday) if I had met you.(+)
Saya akan bicara dengan kamu (kemarin) jika saya bertemu
kamu.(+)
Penjelasan:
v I would have
spoken with you adalah sebagai induk kalimat(main clause).
v if I had met
youadalah sebagai anak kalimat(if clause).
Fakta
negative(-):
v I didn'tspeak
with you (yesterday) because I didn'tmeet you.(-)
Saya tidak bicara dengan kamu (kemarin) karena saya tidak
melihat kamu.(-)
Atau:
v I didn'tmeet
you (yesterday), so I didn'tspeak with you.(-)
Saya tidak bertemu kamu (kemarin), jadi saya tidak bicara
dengan kamu.(-)
2.
She would have donethe homework (last night) if she had
understood.(+)
Dia(pr) akan mengerjakan PR (tadi malam) jika dia(pr) mengerti.(+)
Fakta
negative:
v She didn't do
the homework (last night) because she didn't understand.(-)
Dia(pr) tidak mengerjakan PR (tadi malam) karena dia(pr)
tidak mengerti.(-)
Atau:
v She didn't understand,
so she didn't do the homework (last night).(-)
Dia(pr) tidak mengerti, jadi dia(pr) tidak mengerjakan
PR (tadi malam).(-)
Perhatikan
contoh
kalimat
negativedengan mendahulukan induk kalimat.
1.
I would not have spoken with you (yesterday) if I had not
me tyou.(+)
Saya tidak akan bicaradengan kamu (kemarin) jika saya tidak
bertemu kamu.(+)
Fakta
positive:
I spoke with you (yesterday) because I met you.(+)
Saya bicaradengan kamu (kemarin) karena saya melihat
kamu.(+)
Atau:
I met you (yesterday), so I spoke with you.(+)
Saya bertemu kamu (kemarin), jadi saya bicara dengan
kamu.(+)
2.
She would not have donethe homework (last night) if
she had not understood.(+)
Dia(pr) tidak akan mengerjakanPR (tadi malam) jika
dia(pr) tidak mengerti.(+)
Fakta
positive:
She did the homework (last night) because she
understood.(+)
Dia(pr) mengerjakan PR (tadi malam) karena dia(pr)
mengerti.(+)
Atau:
She understood, so she did the homework(last
night).(+)
Dia(pr) mengerti, jadi dia(pr) mengerjakan PR (tadi
malam)(+)
Daftar Pustaka :